Selasa, 20 Desember 2011

DIARY ANAK TK

"kangen Mama..."

 

Anak TKku kembali berulah membuat mulutku tak berhenti tertawa... bagaimana tidak? kepolosan mereka yang kadang - kadang g masuk akal slalu mewarnai hari - hariku disana... ah anak - anak janganlah kalian cepat dewasa agar tidak merasakan pahitnya dunia ( cieeee...)

Suatu hari Shella dan Zaki ( lagi ) anak TK A sedang terlibat dalam pembicaraan serius. Mereka saling bercerita dengan menggebu gebu. Kadang mereka terlihat ketawa bersama, saling mendengarkan jika ada yang sedang bercerita sambil dahi dikerut - kerutkan mirip orang tua dan pasang muka bloon jika tidak mengerti dengan apa yang dibicarakan.Hemmm... kelihatannya situasinya aman aman saja ya... lagi akur ni mereka kayaknya ( soalnya biasanya mereka berdua ini yang sering berantem).

Jumat, 25 November 2011

Bahagianya menikah...

2 bulan lebih 8 hari sudah aku berstatus kawin ( di ktp ), berstatus istri orang... bahagia tak terkira rasanya... aku sudah melengkapi separuh agamaku... sekarang ladang pahala itu terhampar luas di depanku... senang dan duka tak sendiri lagi... 

sekarang... guyonan kami berpahala... aktivitas kami berpahala... sentuhan jari jemari kami berpahala... mencuci pakaiannya berpahala... sungguh... pahala itu sangat banyak di dapat dari menikah... 

sekarang... aku sudah punya imam pribadi... punya sopir pribadi ( ... upssss, jangan bilang2 suamiku .. hehe.. )... punya bodyguard pribadi... serba ada yang menemani... duuuuh seneng rasanya ( kenapa g dari dulu ya ^^')

sekarang... aku makin bersyukur karena dia ( mas Dion ) adalah type suami yang aku sebutkan saat berdoa.. yang aku inginkan saat berkhayal ... dan pelawak paling romantis sepanjang masa...

Bahagiaku karena sekarang... besok dan kelak selalu ada di sampingmu... ( mas Dion)... amien... ^^

NB : apabila setelah membaca curhatan ini terjadi rasa pengen menikah sesegera mungkin segera hubungi kantor KUA terdekat... pokonya menikah itu indah... tenin..

Senin, 11 Juli 2011

“tuk calon suamiku…”

WAHAI CALON SUAMIKU


ketahuilah…
sesungguhnya tidaklah aku ingin menikah melainkan karena aku tidak ingin mati dalam keadaan agamaku ini hanya setengah. [1]
dan tidaklah aku ingin menjadi orang yang menikah melainkan karena aku meyakini janji Alloh bagi orang yang menikah itu benar adanya.

tahukah kau bahwa setiap hubungan suami isteri yang halal itu adalah sedekah yang dapat mendatangkan pahala?! [2]
tahukah kau bahwa hanya dengan merengkuh tangan isteri maka berguguranlah dari jari jemari dosa-dosa?! [3]
dan tahukah kau bahwa bila seorang isteri meninggal dunia sementara suaminya dalam keadaan ridha padanya maka ia akan masuk surga?! [4]
dan bila semasa hidup dia taat kepada Alloh dan taat pula kepada suaminya maka ia boleh memasukinya dari pintu mana pun yang ia suka?! [5]
duhai, calon suamiku…
tidak lah aku ingin menjadi seorang isteri melainkan karena janji Alloh yang satu ini.
karena sesungguhnya aku takut mengetahui bahwa penghuni neraka itu kebanyakan wanita. [6]
dan hanya kepada Alloh aku berharap perlindunganNya dan petunjukNya di manapun aku berada.

wahai calon suamiku…
telah ditakdirkan Alloh bahwa akhirnya engkau memilihku.
semoga inilah perlindungan dan petunjuk yang Dia berikan agar aku bisa mendapatkan kebenaran janji Alloh itu…

namun, wahai calon suamiku,
aku ingin kau menyadari bahwa aku bukanlah makhluk yang sempurna seperti juga dirimu.
maka mengertilah bahwa setelah kita menikah nanti akan banyak hal baru yang akan sama-sama kita ketahui
insya Alloh, akan kujaga apa yang harus kujaga darimu,
dan kuharap kau pun menjaga apa yang harus kau jaga dariku. [7]

bila kau menemukan ketidaksukaanmu padaku karena kekuranganku
maka bersabarlah, calon suamiku…
karena kadang-kadang pada sesuatu yang tidak kau sukai, Alloh menjadikan kebaikan padanya. [8]
temukanlah kelebihan yang kau sukai dari diriku,
bukankah kau memiliki alasan mengapa kau ingin menikahiku?! [9]

Jumat, 03 Juni 2011

Diary bersama anak TK…


Anak kecil adalah saat paling unik dalam masa pertumbuhan manusia. Di saat inilah manusia lagi lahap2nya menyerap apapun di sekelilingnya… di saat2 inilah manusia belajar hal baru.. di saat inilah manusia mengenal apapun… diary bersama anak Tk ini adalah pengalamanku bersama anak2 TK di tempat aku bekerja… sungguh aku sangat bersyukur Allah SWT memberiku kesempatan untuk berada di tempat ini… bersama mereka hampir tidak pernah aku kehilangan senyum setiap hari.Ccelotehan mereka… tawa riang mereka… tingkah laku mereka… merayu mereka… mendekap mereka saat mereka menangis.. kesedihan mereka… semua yang ada pada mereka membuatku lebih berkaca… betapa polosnya mereka… betapa kita ini tidak ada artinya apa2 saat kita masih sekecil mereka… betapa Allah SWT Maha Besar…
Banyak hal lucu yang sering aku alami bersama mereka… salah satunya…
“ suatu hari anak2 TK yang kelas fullday gempar, tiba2 saja di dekat tempat wudhu ada luwing ( kaki seribu ) sedang jalan2 tanpa dosa.. mereka mulai bertanya “bunda ini apa-lah?”, “ bunda ada ulat berkaki banyak-lah”… dan kalimat pertanyaan lain yang pokonya intinya itu mereka belum pernah melihat makhluk itu.. dan dengan spontan mereka mulai usil mengganggu perjalanan si luwing dengan ulah mereka yang dengan menaruh batu di atas si kecil luwing-lah, disogok2 pake kayu – lah…pokonya banyaklah tingkah mereka…namun tiba2 tanpa disangka dan diduga si Zaki ( anak playgroup B) yang terkenal penyayang binatang menyeletuk…” eh teman2 jangan diganggu luwingnya… kasihan….”. Teman2nya yang lain cuek bebek tidak memperhatikan kata2 Zaki… tapi Zaki tidak menyerah…” eh kasihan lo teman- teman… entar mati itu luwingnya…” tetap tidak ada respon dari teman2nya…mereka masih mengganggu si luwing kecil… Zaki menghela nafas dan berkata…” eh jangan diganggu to luwingnya… entar dimarahi mama luwing lo….” GUBRRAK…. Aku dan Pak Arif ( guru playgroup) saling bertatapan tak percaya akan apa yang dikatakan si Zaki dan seketika tawa kami meledak…. Hehehe… ada2 aja ni si Zaki…belum habis tawa kami si Zaki kembali menyeletuk…” entar tak panggilim mama luwing lo kalo kalian masih ganggu luwing itu…” hehehehe… tawa kami semakin keras…”

Jumat, 22 April 2011

Rahasia Angka - angka dalam Al Qur'an

Kata-kata dalam Al-Qur’an, dengan sejumlah pengulangannya merupakan Mukjizat, jumlah kata-kata dalam Al-Qur’an yang menegaskan kata-kata yang lain ternyata jumlahnya sama dengan jumlah kata-kata Al-Qur’an yang menjadi lawan kata atau kebalikan dari kata-kata tersebut, atau diantara keduanya ada nisbah kontradiktif.

Al-Qur’an tidak hanya terbatas pada ayat-ayat mulianya, makna-maknanya, prinsip-prinsip dan dasar-dasar keadilannya serta pengetahuan-pengetahuan gaibnya saja, melainkan juga termasuk jumlah-jumlah yang ada dalam Al-Qur’an itu sendiri, begitu juga pengulangan kata dan hurufnya, orang-orang yang melakukan ‘ulum’ Al-Qur’an sejak dulu sudah menyadarai adanya fenomena tersebut mempunyai maksud dan tujuan tertentu.

Para peneliti terdahulu sudah mencatat, bahwa surat-surat yang dibuka dengan huruf-huruf ‘muqaththa’ah’ berjumlah 29 surat, sementara jumlah huruf ‘hijaiyah’ Arab ditambah dengan huruf “Hamzah” juga berjumlah 29 huruf hal ini dengan sudut pandang bahwa Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab.



DR. Abdul Razaq Naufal dalam bukunya berjudul ‘ Al’Ijaz Al’Adadiy Fi Al-Qur’an Al Karim” beliau menulis beberapa tema-tema tersebut terjadi keharmonisan diantara jumlah kata-kata Al-Qur’an dan berikut ini adalah sejumlah perhitungan yang benar-benar merupakan Mukjizat, dari jumlah kata dalam Al-Qur’an sebanyak 51.900, Jumlah Juz 30, Jumlah Surat 112, keanehan yang ada diantaranya sbb :

Kata ‘Iblis” ( La’nat ALLAH ‘alaihi ) dalam Al-Qur’an disebutkan sebanyak 11 kali, sementara “Isti’adzah” juga disebutkan 11 kali, Kata “ma’siyah” dan derivatnya disebutkan sebanyak 75 kali, sementara kata “Syukr” dan derivatnya juga disebutkan sebanyak 75 kali.

Kata “al-dunya” disebutkan sebanyak 115 kali, begitu juga kata “al-akhirah” sebanyak 115 kali.

Kata “Al-israf” disebutkan 23 kali, kata kebalikannya “al-sur’ah” sebanyak 23 kali.

Kata “Malaikat” disebutkan 88 kali, kata kebalikannya ‘Al-syayathin” juga 88 kali.

Kata “Al-sulthan disebutkan 37 kali, kata kebalikannya “Al-nifaq” juga 37 kali.

Kata “Al-harb”(panas) sebanyak 4 kali, kebalikannya “ Al-harb” juga 4 kali.

Kata “ Al-harb (perang) sebanyak 6 kali, kebalikannya “Al-husra” (tawanan) 6 kali.

Kata “Al-hayat” (hidup” sebanyak 145 kali, kebalikannya “Al-maut” (mati) 145 kali.

Kata “Qalu” (mereka mengatakan) sebanyak 332 kali, kebalikannya “Qul” ( katakanlah) sebanyak 332 kali.

Kata “Al-sayyiat” yang menjadi kebalikan kata “Al-shahihat” masing-masing 180 kali.

Kata “Al-rahbah” yang menjadi kebalikan kata “Al-ragbah” masing-masing 8 kali.

Kata “Al-naf’u” yang menjadi kebalikan kata “Al-fasad” masing-masing 50 kali.

Kata “Al-nas” yang menjadi kebalikan kata “Al-rusul” masing-masing 368 kali.

Kata “Al-asbath” yang menjadi kebalikan kata “Al-awariyun” masing-masing 5 kali

Kata “Al-jahr” yang menjadi kebalikan kata “Al-alaniyyah” masing-masing 16 kali

Kata “Al-jaza” 117 kali ( sama dg kebalikannya),

Kata “Al-magfiroh” 234 kali ( sama dengan kebalikannya),

Kata “Ad-dhalala” ( kesesatan) 191 kali ( sama dengan kebalikannya),

Kata “Al-ayat” 2 kali “Ad-dhalala” yaitu 282 kali. Dan masih banyak lagi yang tidak dapat disebutkan satu persatu disini.

Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk tunggal disebutkan sebanyak 365 kali, sebanyak jumlah hari pada tahun Syamsyiyyah.

Kata “Syahr” ( bulan) sebanyak 12 kali, sama dg jumlah Bulan dalam satu Tahun.

Kata “Yaum” (hari) dalam bentuk plural (jamak) sebanyak 30 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu Bulan.

Kata “Sab’u” (minggu) disebutkan 7 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu minggu.
Jumlah “ saah” (jam) yang didahului dengan ‘harf’ sebanyak 24 kali, sama dengan jumlah jam dalam satu hari.

Kata “Sujud” disebutkan 34 kali, sama dengan jumlah raka’at dalam solat 5 waktu

Kata “Shalawat” disebutkan 5 kali, sama dengan jumlah solat wajib sehari semalam.

Kata “Aqimu” yang diikuti kata “Shalat” sebanyak 17 kali, sama dengan jumlah Raka’at Sholat fardhu/ wajib.

(source: whooila.com )